Seremonial kelulusan tahunan di sekolah adalah momen yang istimewa dalam kehidupan peserta didik. Ujian akhirnya usai, kekusutan diganti dengan pakaian indah dan orang tua mengagumi anaknya karena mencapai garis finish dari “perlombaan marathon” yang panjang. Keceriaan dan keharuan dapat kita bayangkan saat prosesi wisuda, ketika pada akhirnya kepala sekolah memindahkan posisi tali toga.

Tali toga yang memiliki filosofi bahwa selama menjadi peserta didik, bagian otak yang dipakai peserta didik kebanyakan adalah otak kiri, dimana bagian otak itu berhubungan dengan bahasa dan hafalan-hafalan. Ketika tali toga dipindahkan dari samping kiri ke kanan, itu diartikan agar setelah lulus, para peserta didik tidak hanya menggunakan otak kiri saja, melainkan juga menggunakan otak bagian kanan yang berhubungan dengan daya imajinasi, kreativitas, dan inovasi. Dapat kita gambarkan para peserta didik dengan bahagia duduk dengan rapi di dalam gedung mewah yang luas, serta dilengkapi dengan efek-efek lampu dan latar suara yang semakin menambah keharuan perayaan hari itu.

Namun, ada yang berbeda pada gelaran perayaan wisuda tahun ini, dimana semua yang tergambar pada benak kita tentang suatu perayaan harus diubah dengan suatu keadaan akibat pandemi Covid-19. Pandemi telah memaksa semua kegiatan yang bersifat berkerumun dan berkumpul harus ditiadakan, sehingga wisuda tahun 2020 harus diselenggarakan secara virtual atau online. As-syifa Boarding School Jalancagak Subang menyelenggarakan Wisuda Angkatan 2020 Generasi Emas Muslim Tangguh Berakhlaqul Karimah. Kegiatan seremonial wisuda dilakukan berbasis virtual dengan lancar dan penuh khidmat pada Minggu (23/8/2020) pagi. Wisuda ini diikuti oleh angkatan Arviosa, yakni kelas sembilan putri, dan Eruza, kelas sembilan putra.

Kegiatan ini dibuka dengan seremonial pembacaan ayat suci Al-Quran, kemudian sambutan-sambutan dari berbagai pihak dari Yayasan Assyifa Alkhoeriyyah. Hadir memberi sambutan wisuda secara virtual  Bupati Subang, H. Ruhimat, S.Pd., M.Si., kemudian sambutan kedua disampaikan oleh dr. Suleiman Omar Qush selaku dewan pembina Yayasan Assyifa Alkhoeriyyah, ketiga KH. Abdullah, S.Pd.I., M.Sc. selaku ketua umum Yayasan Assyifa Alkhoeriyyah, dan terakhir Kepala Sekolah SMPIT As-syifa Boarding School Jalancagak Subang, Farhan Muhammad, Lc.

Pada prosesi wisuda ini, secara offline digelar sidang pleno kelulusan dan juga dihadiri oleh perwakilan kelas sembilan, satu orang putri dan satu orang murid putra. Tentu dengan menerapkan protokol Kesehatan yanga ketat  dengan menjaga jarak, memakai masker, dan disediakannya tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Seperti pada saat prosesi pemindahan tali toga, para presidium dan satu orang perwakilan wisudawan tetap menjaga jarak dan tidak melakukan kontak fisik (bersalaman) setelah prosesi itu selesai dilakukan.

Dalam kegiatan itu juga diumumkan peserta didik terbaik dari segi akademik, maupun tahfidz. Para wisudawan terbaik putra dan putri mewakili sambutan secara virtual. Wisudawan terbaik putra yaitu Raihan Azizur Rachman dan terbaik putri Nida Hijria Almany.

Kegiatan wisuda virtual ini berlangsung dnegan khidmat dan penuh haru. Meski digelar secara virtual, tampak para peserta berkaca-kaca dan berpelukan dengan orang tua mereka. Kegiatan ini ditutup dengan doa, yang mendoakan agar para murid bisa menjadi murid yang berguna dan berakhlak mulia.  Serta tentunya mendoakan situasi dunia di tengah pandemi, agar bisa segera membaik dan bisa kembali normal seperti sedia kala.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *