Beranda » Pendidikan » Belajar Teks Prosedur dengan Cara yang Menyenangkan melalui Proyek Kreatif Siswa Kelas 7

Belajar Teks Prosedur dengan Cara yang Menyenangkan melalui Proyek Kreatif Siswa Kelas 7

Oleh : Ustadz. Yuyus Saepul Rohmat, S.Pd. ( Guru Bahasa Indonesia )

Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 7 SMPIT As-Syifa Jalancagak  tidak selalu dilakukan melalui kegiatan membaca buku dan mengerjakan soal. Dalam pembelajaran teks prosedur, murid diajak untuk memahami materi melalui pengalaman langsung dengan membuat sesuatu yang mereka sukai. Kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk membuat pembelajaran lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari sekaligus memberikan ruang bagi murid untuk berkreasi.

Dalam kegiatan tersebut, murid diberikan tugas untuk membuat sebuah proyek berupa barang yang dapat digunakan di dalam kelas. Mereka bebas menentukan karya sesuai dengan ide dan kreativitas masing-masing, seperti hiasan dinding, dekorasi kelas, tempat penyimpanan, maupun berbagai benda sederhana lainnya yang memiliki fungsi. Kebebasan memilih karya membuat siswa lebih antusias karena mereka dapat mengerjakan sesuatu yang sesuai dengan minat dan keinginan mereka.

Sebelum membuat karya, murid terlebih dahulu memikirkan barang yang ingin dibuat, bahan yang dibutuhkan, serta langkah-langkah pembuatannya. Proses tersebut secara tidak langsung mengajarkan mereka bahwa sebuah pekerjaan membutuhkan perencanaan dan tahapan yang jelas. Dari sinilah konsep teks prosedur mulai diterapkan dalam kegiatan yang nyata.

Tidak hanya membuat barang, murid juga mendapatkan tugas untuk membuat makanan kesukaan mereka. Setiap siswa dapat memilih makanan yang disukai untuk dipraktikkan. Mereka kemudian menuliskan alat, bahan, serta langkah-langkah pembuatannya di atas kertas sebagai bentuk praktik menulis teks prosedur.

Bagian praktik makanan inilah yang membuat suasana pembelajaran terasa semakin menyenangkan. murid tidak hanya belajar bagaimana menyusun teks prosedur dengan struktur dan bahasa yang tepat, tetapi juga memiliki kesempatan untuk membuat sesuatu yang memang mereka sukai. Pembelajaran menjadi terasa lebih personal karena setiap murid dapat membawa ide, selera, dan kreativitasnya masing-masing ke dalam tugas.

Melalui kegiatan tersebut, murid dapat memahami bahwa teks prosedur sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan mereka. Ketika membuat makanan, misalnya, mereka harus mengikuti urutan langkah agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Begitu pula ketika membuat sebuah karya, terdapat tahapan yang perlu dilakukan secara runtut. Pengalaman langsung ini membantu murid memahami bahwa teks prosedur bukan sekadar materi pelajaran, melainkan sesuatu yang dapat digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi murid untuk belajar dari proses. Ada yang mungkin menemukan kesulitan ketika menentukan bahan, menyusun langkah, atau membuat karya sesuai rencana. Namun, dari situlah mereka belajar mencoba, memperbaiki kesalahan, dan mencari solusi. Proses tersebut menjadi bagian dari pengalaman belajar yang tidak selalu bisa diperoleh hanya melalui pembelajaran secara teoritis.

Selain kreativitas, kegiatan ini juga melatih ketelitian dan tanggung jawab. Murid harus memastikan bahwa langkah-langkah yang mereka tuliskan dapat dipahami dan dilakukan secara berurutan. Mereka juga belajar bahwa hasil yang baik membutuhkan proses yang dilakukan dengan teliti dan tidak terburu-buru.

Hal yang menarik dari kegiatan ini adalah setiap murid menghasilkan sesuatu yang berbeda. Ada yang lebih tertarik membuat karya untuk memperindah kelas, sementara yang lain memilih membuat makanan yang menjadi favorit mereka. Perbedaan tersebut membuat kegiatan menjadi lebih berwarna sekaligus menunjukkan bahwa setiap murid memiliki minat dan kreativitas yang berbeda.

Pembelajaran teks prosedur melalui proyek dan praktik ini pada akhirnya tidak hanya menghasilkan tulisan, tetapi juga menghasilkan pengalaman. Murid belajar bahwa proses belajar dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan minat mereka. Mereka tidak hanya duduk memahami teori, tetapi bergerak, membuat, mencoba, dan kemudian menuangkan pengalaman tersebut ke dalam tulisan.

Dengan pendekatan seperti ini, pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih bermakna bagi murid kelas 7 SMPIT As-Syifa Jalancagak . Mereka belajar teks prosedur sambil melakukan sesuatu yang mereka sukai. Belajar tidak lagi hanya tentang memahami materi, tetapi juga tentang menciptakan sesuatu, menikmati prosesnya, dan menemukan bahwa apa yang dipelajari ternyata dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

SMPIT As-Syifa Boarding School Jalancagak – Sekolah Calon Pemimpin yang Berakhlak, Hafiz dan Berprestasi
🌐 Website Pendaftaran Murid Baru:
https://pmb.assyifa.info/?

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

eleven − one =

Berita Lainnya

  • Mendidik Anak di Era Digital: Antara Teknologi dan Akhlak

    Mendidik Anak di Era Digital: Antara Teknologi dan Akhlak

    • Rabu, 26 Agustus 2026

    Oleh: Syaiful Anwar (Guru TIK) Di zaman sekarang, teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan anak-anak dan remaja. Smartphone, internet, media sosial, YouTube, gim, hingga kecerdasan buatan (AI) hadir begitu dekat dalam keseharian mereka. Dalam hitungan detik, seorang anak dapat memperoleh berbagai macam informasi. Ia bisa belajar matematika melalui video, membaca Al-Qur’an melalui […]

    Selengkapnya »
  • As-Syifa Boarding School Raih Juara 1 Bola Voli di Liga Pelajar As-Syifa 2026

    As-Syifa Boarding School Raih Juara 1 Bola Voli di Liga Pelajar As-Syifa 2026

    • Sabtu, 24 Oktober 2026

    Wanareja, Oktober 2026 — As-Syifa Boarding School berhasil meraih prestasi membanggakan dengan menjadi Juara 1 cabang olahraga bola voli dalam ajang Liga Pelajar As-Syifa yang berlangsung di GOR As-Syifa Wanareja pada Minggu, 18 Oktober 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan para pemain dalam menghadapi kompetisi. Sepanjang pertandingan, tim bola voli As-Syifa […]

    Selengkapnya »
  • Mengapa Akhlak Lebih Utama daripada Sekadar Prestasi?

    Mengapa Akhlak Lebih Utama daripada Sekadar Prestasi?

    • Rabu, 26 Agustus 2026

    Oleh: Syaiful Anwar   Di dunia pendidikan, prestasi sering menjadi sesuatu yang sangat membanggakan. Nilai yang tinggi, juara olimpiade, hafalan yang banyak, kemenangan dalam perlombaan, masuk sekolah favorit, atau berbagai pencapaian lainnya tentu merupakan sesuatu yang patut disyukuri. Orang tua bangga. Guru bahagia. Sekolah pun ikut bersyukur. Namun, di balik semua pencapaian tersebut, ada satu […]

    Selengkapnya »
  • SMPIT As-Syifa meriahkan HUT RI ke-78

    SMPIT As-Syifa meriahkan HUT RI ke-78

    • Kamis, 17 Agustus 2023

    Kamis, 17 Agustus 2023 Indonesia beranjak tua dengan memasuki usianya yang ke-78. Seperti tahun-tahun sebelumnya, hari besar ini dirayakan dengan meriah di seluruh penjuru tanah air. Tak terkecuali di  SMPIT As-Syifa Boarding School Putri, Jalancagak, Subang, Jawa barat. Acara diadakan dari pagi hingga sore hari. Acara dimulai dengan Upacara Bendera HUT RI gabungan murid SMP, […]

    Selengkapnya »
  • Syariat Islam dan Tantangan Kehidupan Masa Kini

    Syariat Islam dan Tantangan Kehidupan Masa Kini

    • Kamis, 17 September 2026

    Tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia membuat artikel Ilmiah Oleh:  Luqman Azkiya Athaillah (Kelas 8 Umar) Berkaca lebih dari seabad sejak dibubarkannya Khilafah Utsmaniyah pada tahun 1924, kenyataannya belum ditemukan sistem yang sempurna untuk memakmurkan dunia ini. Sistem komunisme telah mati sejak 1989, bersamaan dengan munculnya Perestroika dan Glasnost yang digagas Michael Gorbachev. Kapitalisme juga sudah […]

    Selengkapnya »
  • Belajar dari Inspirasi Nyata, Murid Kelas IX Putri SMPIT As-Syifa Jalancagak  Laksanakan Silaturahmi Tokoh

    Belajar dari Inspirasi Nyata, Murid Kelas IX Putri SMPIT As-Syifa Jalancagak Laksanakan Silaturahmi Tokoh

    • Selasa, 9 Juni 2026

    Murid SMPIT As-Syifa Boarding School Jalancagak melaksanakan kegiatan Silaturahmi Tokoh pada Rabu, 7 Juni 2026, pukul 09.00–17.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkelompok dengan mengunjungi berbagai tokoh perempuan di sekitar Desa Tambakmekar. Melalui kegiatan tersebut, para murid memperoleh kesempatan untuk belajar langsung dari pengalaman, perjuangan, serta kontribusi para tokoh perempuan dalam kehidupan bermasyarakat. Selama kegiatan […]

    Selengkapnya »