Beranda » Kegiatan » Tekad kuat para penggalang SMPIT Assyifa Boarding School Jalancagak 1 untuk mengukir prestasi di tingkat Pramuka Garuda

Tekad kuat para penggalang SMPIT Assyifa Boarding School Jalancagak 1 untuk mengukir prestasi di tingkat Pramuka Garuda

Subang, 2 September 2025 – Pada tanggal 30–31 Agustus 2025, SMPIT Assyifa Boarding School Jalancagak 1 mengirimkan 21 perwakilan terdiri dari 15 murid putra dan 6 murid putri Dewan Penggalang untuk mengikuti kegiatan Pramuka Garuda Golongan Penggalang yang diselenggarakan di Purikitri, Kwarcab Subang.

Rombongan berangkat pada Jumat, 30 Agustus 2025, pukul 07.30 dengan menggunakan Elf Elite menuju lokasi kegiatan. Sesampainya di Puri Kitri, para peserta langsung memulai agenda pertama yaitu dinamika kelompok. Setiap regu beranggotakan sepuluh orang yang kemudian dilanjutkan dengan materi pertama, yakni Bela Negara dan PBB Dasar yang dibawakan oleh Kak Jiran dan Kak Nur Rohman dari Batalyon “Kala Hitam”, TNI yang bermarkas di sepanjang Jalan Brigjen Katamso.

Setelah itu, peserta bersiap melaksanakan salat Jumat. Seusai salat, kegiatan berlanjut dengan pendirian tenda meski sempat diguyur gerimis. Materi kedua, Scouting Skills, diberikan setelah peserta membuat dan menampilkan yel-yel antara pasukan putra dan putri. Kegiatan berlangsung hingga sore hari, diselingi waktu salat Ashar. Setelah beristirahat, pada malam hari peserta mendapatkan materi ketiga yaitu Sosialisasi ATAS (Ajang Tingkat Nasional Pramuka Garuda Internasional). Malam ditutup dengan yel-yel bersama sebelum tidur.

Keesokan harinya, Sabtu, 31 Agustus 2025, kegiatan dimulai dengan sarapan dan mandi di masjid dekat Kwarcab, dilanjutkan dengan senam pagi serta latihan upacara pembukaan. Setelah itu, peserta bersiap mengikuti acara puncak yaitu Upacara Pengukuhan Pramuka Garuda Golongan Penggalang.

Acara berjalan dengan khidmat dan penuh semangat. Usai pengukuhan, seluruh peserta melaksanakan sesi foto bersama sebelum kembali ke sekolah pada pukul 12.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta karena tidak hanya melatih keterampilan kepramukaan, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, serta kebersamaan. (M. Dzukwan Khalfani)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

3 + 14 =

Berita Lainnya

  • “Belajar Siklus Air Jadi Lebih Seru! Murid Kelas 7 Tuangkan Pemahaman dalam Karya Visual”

    “Belajar Siklus Air Jadi Lebih Seru! Murid Kelas 7 Tuangkan Pemahaman dalam Karya Visual”

    • Senin, 7 September 2026

    Pembelajaran di sekolah tidak selalu harus berlangsung melalui penjelasan materi di dalam buku. Melalui pendekatan yang kreatif dan melibatkan murid secara langsung, materi pembelajaran dapat menjadi lebih menarik sekaligus memberikan pengalaman yang lebih bermakna. Hal tersebut diterapkan dalam pembelajaran materi daur hidrologi atau siklus air pada murid kelas 7 SMPIT As-Syifa. Kegiatan pembelajaran ini merupakan […]

    Selengkapnya »
  • Sabtu Literasi: Ketika Lapangan Sekolah Menjadi Ruang Baca Terbesar

    Sabtu Literasi: Ketika Lapangan Sekolah Menjadi Ruang Baca Terbesar

    • Selasa, 17 Juni 2025

      Sabtu, 14 Juni 2025 – Seperti biasa, kegiatan silent reading kembali dilaksanakan sebagai rutinitas pekanan di SMPT IT As-Syifa Boarding School Jalancagak, Subang. Program ini berlangsung setiap hari Sabtu pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Silent reading merupakan kegiatan membaca buku secara tenang dan mandiri oleh seluruh siswa di lapangan sekolah selama 10 menit. Kegiatan […]

    Selengkapnya »
  • Mengubah Paradigma Kelas Dari Transfer Ilmu Menjadi Pembentukan Jiwa

    Mengubah Paradigma Kelas Dari Transfer Ilmu Menjadi Pembentukan Jiwa

    • Senin, 14 September 2026

    Oleh : Ustadz Heru Kosasih, M.Pd. (Wakasek PSB dan Guru PAI) Dalam praktik persekolahan sehari-hari, kata “mengajar” dan “mendidik” sering kali dianggap memiliki makna yang sama. Padahal, secara filosofis dan aplikatif, terdapat jurang perbedaan yang mendalam di antara keduanya. Mengajar berfokus pada penyampaian materi, pemenuhan kurikulum, dan ketuntasan nilai akademis. Sementara itu, mendidik menembus batas-batas […]

    Selengkapnya »
  • FASILITASI PENDAMPINGAN PEMANFAATAN PERANGKAT TIK PUSAT SUMBER BELAJAR DI SEKOLAH

    FASILITASI PENDAMPINGAN PEMANFAATAN PERANGKAT TIK PUSAT SUMBER BELAJAR DI SEKOLAH

    • Selasa, 22 Oktober 2019

    Jalancagak – SMPIT As-Syifa Boarding School menjadi salah satu sekolah yang mendapat fasilitasi pendampingan pemanfaat perangkat TIK pusat sumber belajar di sekolah dari Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemendikbud). Penyerahan bantuan perangkat TIK PSB diserahkan langsung oleh Ibu Ai Sri Nurhayati, selaku penanggung jawab dari Pustekom kepada […]

    Selengkapnya »
  • Dari BTI ke OPSI: Menyiapkan Generasi Inovatif Berbasis STEM

    Dari BTI ke OPSI: Menyiapkan Generasi Inovatif Berbasis STEM

    • Jumat, 12 Juni 2026

    oleh Ismawati, S.Pd.   Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu berpikir kritis, kreatif, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan masa depan. Untuk mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045, Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyelenggarakan Program Bina Talenta Indonesia (BTI) sebagai upaya sistematis dalam mengembangkan […]

    Selengkapnya »
  • Kakakku, Inspirasiku

    Kakakku, Inspirasiku

    • Kamis, 6 November 2025

      Aku tidak punya kakak kandung, namun aku punya sesosok kakak sepupu yang selalu menjadi inspirasiku setiap waktu. Dia selalu memberikanku cara supaya bisa seperti dia. Dia bisa dibilang sebagai orang yang sukses dalam kepintaran maupun kepribadian.   Perkenalkan, namanya Audrey Kirana Anjani. Sesosok Perempuan yang merupakan anak tunggal dari keluarganya. Menjadi anak tunggal di […]

    Selengkapnya »